Written By Medanfood blog
Dimana Mie Aceh langganan kamu?
Alamat Mie Aceh
Jalan Bayangkara
Buka: Senin - Minggu 18.00 - 03.30 WIB
Berhubung rumah kami tinggal tidak jauh dari jalan Bayangkara, kami punya satu langganan mie Aceh sejak kecil yang dulu letaknya hampir di simpang jalan Bayangkara. Karena kami bukan termasuk penggemar mie Aceh, Kami lebih sering kesini beli ketika disuruh orang tua saja. Rasa yang terlalu pedas waktu itu membuat kami tidak terlalu suka mie Aceh.
Tapi mungkin karena sekarang sudah lebih tahan pedas dan suka dengan bumbu mie Aceh, kami mulai suka keliling cari mie Aceh. Ternyata mie Aceh langganan ini pun sekarang terasa enak di lidah kami. Buka sejak tahun 1999, mereka juga menyediakan ifu mie, indomie, kwetiaw, martabak telur, dan nasi goreng. Sambil menunggu, ada juga sate kerang, ampela, dan jengkol yang bisa disantap.
![]() |
| Sate ampela nya udah habis duluan |
Mie Aceh disini porsinya banyak dan biasanya dimasak basah, seporsi mie yang dimasak pas tidak terlalu lembek ini disajikan dengan topping daging sapi, acar, dan sepiring kecil kerupuk kuning. Kami lebih suka yang kering dan biasanya bisa kongsi untuk dua orang kalau bungkus.
![]() |
| Nasi Goreng |
Untuk nasi goreng disajikan dengan telur dadar, acar. Disini nasi goreng langsung dimasak banyak kemudian dimasukkan ke termos, jadi setiap ada yang beli tinggal tambahkan acar, telur, dan sedikit daging saja. Martabak telur sama seperti di beberapa tempat, disajikan dengan acar dan kuah kari ayam yang berisi kentang dan sedikit daging ayam.
![]() |
| Martabak Telur |
![]() |
| Ifu Mie |
Sesekali kami juga mencoba kwetiaw gorengnya dan ternyata kami suka, teksturnya sedikit lembek dan sepertinya ada bumbu mie aceh walaupun hanya sedikit. Selain itu kami juga coba ifu mie, sama seperti kwetiaw, ada bumbu mie aceh juga dan ifu mie dimasak basah dengan telur yang di orak arik dan sayur yang cukup banyak.
![]() |
| Indomie Kuah |
Satu lagi yang pernah kami coba adalah indomi kuah, penasaran bagaimana rasanya indomi dengan bumbu mie Aceh. Sampai di meja, penyajian indomi kuah ternyata di piring, bukan di mangkuk. Tekstur nya pas sama kami ga terlalu lembek hanya saja rasa dari bumbu bawaan indomi hilang dan sepertinya kami lebih suka yang biasa saja.
Mie Aceh ini mulai buka sekitar jam setengah 6 sore dan sampai sekarang masih seperti dulu, ga ada namanya. Kalau tanya sama abang yang jual "ya mie Aceh aja namanya". Tapi gapapa, kalau kamu mu kesini ga susah kok carinya, warung mie Aceh ini terletak di sebelah tukang jamu dan penjual CD, tidak jauh dari simpang Bayangkara.
Harga Mie Aceh (Rp.10.000), Indomie Kuah (Rp.10.000), Ifu Mie (Rp.10.000), Kwetiaw Goreng (Rp.10.000), Nasi Goreng (Rp.10.000), Sate Kerang, Ampela, dan Jengkol (Rp.2.000)
Alamat Mie Aceh
Jalan Bayangkara
Buka: Senin - Minggu 18.00 - 03.30 WIB








Tidak ada komentar:
Posting Komentar